Khotbah 1 Samuel 16:1-13: Bukan yang Dilihat Manusia, Tetapi yang Dilihat Allah
Bahan khotbah eksposisi 1 Samuel 16:1-13 tentang bagaimana Allah memilih Daud bukan berdasarkan perawakan fisik, melainkan kesiapan hati yang setia dan tulus.
Khotbah bertema iman, ketaatan, kasih, ucapan syukur, dan pertumbuhan rohani jemaat.
Bahan khotbah eksposisi 1 Samuel 16:1-13 tentang bagaimana Allah memilih Daud bukan berdasarkan perawakan fisik, melainkan kesiapan hati yang setia dan tulus.
Bahan khotbah Yohanes 10:1-21 mengenai Yesus Kristus sebagai Gembala yang Baik yang rela memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya dan memberikan hidup yang berkelimpahan.
Bahan khotbah doktrinal dan aplikatif dari Ibrani 1:5-14 yang menguraikan keunggulan mutlak Yesus Kristus sebagai Anak Allah yang kekal dibandingkan para malaikat.
Bahan khotbah Yesaya 43:8-21 tentang janji pemulihan Allah yang membuka jalan di padang gurun dan memancarkan sungai-sungai berkat di tengah padang belantara.
Khotbah ini membahas tentang pentingnya memahami identitas kita dalam Kristus dan bagaimana membangun hidup rohani yang kokoh.
Khotbah ini menjelaskan peran Kristus sebagai pengantara dan teladan bagi umat-Nya, serta pentingnya hidup dalam ketaatan terhadap perintah-Nya.
Khotbah ini membahas tentang keandalan janji Allah dan bagaimana kita dapat mempercayai-Nya dalam hidup sehari-hari.
Khotbah ini membahas pentingnya sikap hati dalam memberi, yang tidak hanya berfokus pada tindakan fisik tetapi juga pada motivasi spiritual di balik pemberian.
Khotbah ini membahas pentingnya keadilan dalam kepemimpinan berdasarkan perikop 2 Tawarikh 19:4-11, dengan penekanan pada tanggung jawab pemimpin untuk menegakkan hukum Tuhan.
Khotbah ini membahas bagaimana iman diuji dalam situasi sulit dan bagaimana kita dapat tetap percaya kepada Tuhan di tengah tantangan.
Khotbah ini mengajak kita untuk memahami dan mengalami kekuatan dari Tuhan yang bekerja dalam hidup kita melalui iman.
Khotbah ini membahas bagaimana Allah memberikan kemenangan kepada umat-Nya di tengah kesulitan, berdasarkan kisah Ester.
Khotbah ini membahas bagaimana iman kepada Kristus mengubah identitas dan warisan kita sebagai anak-anak Allah.
Khotbah ini membahas bagaimana Tuhan menunjukkan rahmat-Nya dalam situasi sulit, seperti yang dialami oleh Hagar dan Ismael.
Melalui perikop ini, kita akan memahami bagaimana kehidupan manusia setelah kejatuhan dan dampaknya terhadap relasi dengan Tuhan dan sesama.
Khotbah ini membahas tema pengampunan melalui kisah Yusuf dan saudara-saudaranya, yang mengajarkan kita tentang kekuatan pengampunan dalam membebaskan jiwa.
Khotbah ini membahas prinsip-prinsip kepemimpinan yang bijak berdasarkan nasihat Yitro kepada Musa, menyoroti pentingnya delegasi dan pengelolaan sumber daya manusia dalam pelayanan.
Khotbah ini mengeksplorasi janji Tuhan kepada umat-Nya di saat-saat sulit dan bagaimana kita dapat menemukan harapan di dalamnya.
Khotbah ini membahas tentang berita penebusan melalui Kristus yang diwartakan dalam Kisah Para Rasul 2:29-40, mengajak jemaat untuk memahami dan menerapkan makna penebusan dalam kehidupan sehari-hari.
Khotbah ini menggali makna kasih kepada sesama melalui perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati, menekankan pentingnya tindakan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Mazmur 76 menggambarkan kekuatan dan keagungan Tuhan, menegaskan bahwa Dia adalah pelindung umat-Nya dan mengatasi segala musuh.
Khotbah ini mengajak kita merenungkan harapan dan kedamaian yang akan datang dari Tuhan melalui Gunung Sion.
Khotbah ini membahas pentingnya kepedulian terhadap sesama dalam konteks komunitas Kristen, berdasarkan Nehemia 5:1-13.
Khotbah ini mengajak jemaat untuk menyadari pentingnya penyembahan yang berakar pada ingatan sejarah umat Allah dan bagaimana hal ini berdampak pada kehidupan sehari-hari.
Khotbah ini membahas pentingnya mempersembahkan tubuh kita sebagai ibadah yang hidup dan bagaimana setiap anggota tubuh Kristus memiliki perannya masing-masing dalam pelayanan.
Khotbah ini membahas kedamaian yang diberikan oleh iman dalam Kristus dan implikasinya bagi kehidupan sehari-hari.
Khotbah ini menekankan pentingnya berita keselamatan yang universal dan tanggung jawab kita dalam menyebarkannya.
Dalam Yeremia 31:1-14, Tuhan memberikan janji penyembuhan dan keselamatan kepada umat-Nya yang terhilang, menunjukkan kasih dan pemulihan-Nya.
Khotbah ini membahas tentang janji Tuhan kepada umat-Nya yang tertekan, serta panggilan untuk percaya dan tidak takut karena Tuhan selalu menyertai.
Khotbah ini menggali pertemuan Yesaya dengan Tuhan dan bagaimana pengalaman tersebut membentuk panggilan pelayanannya.
Menggali tema pengampunan dalam konteks perikop wanita yang ditangkap berzina dan bagaimana Yesus menunjukkan kasih dan kebenaran.
Khotbah ini membahas pentingnya mengenali dan menghindari ajaran yang menyesatkan dalam iman Kristen berdasarkan nasihat Yudas.
Khotbah ini membahas bagaimana Yunus melawan panggilan Tuhan dan pelajaran yang dapat kita ambil dari kisahnya.